Kerupuk Daun Kelor, Lezat Kaya Gizi

pangan olahan 55Daun kelor (Moringa oliefera) mempunyai banyak  manfaat dan mengandung zat gizi sangat tinggi. Daun kelor merupakan sumber yang baik untuk protein, kalsium, zat besi, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Kandungan gizi protein pada 100 gram daun kelor setara dengan zat gizi protein dalam satu telur.  Penelitian lain menyebutkan bahwa hasil perbandingan daun kelor dengan bahan pangan lain dalam jumlah yang sama (gram) menunjukkan daun kelor mengandung vitamin C setara vitamin C dalam 7 jeruk, vitamin A setara vitamin A pada 4 wortel, kalsium setara dengan kalsium dalam 4 gelas susu, potassium setara dengan yang terkandung dalam 3 pisang, dan protein setara dengan protein dalam 2 yogurt. Tepung daun kelor mengandung protein lebih tinggi dari daun kelor segar yaitu 20-26 gram per 100 gram.

Salah satu cara penyajian daun kelor yang menarik dan nikmat adalah dengan menjadikannya sebagai bahan baku kerupuk. Selain mudah membuatnya juga dapat meningkatkan kandungan gizi kerupuk. Langkah pertama untuk membuat kerupuk daun kelor adalah membuat tepung daun kelor. Daun kelor dipisahkan dari batangnya, dicuci, dijemur sampai kering lalu ditumbuk halus dan diayak. Jadilah tepung daun kelor. Tepung ini kemudian dicampur dengan bahan lain, yaitu: tepung terigu, tepung singkong, putih telur, bawang merang, bawang putih, garam, air dan gula. Aduk hingga merata lalu dibentuk bulatan panjang dengan diameter 5 cm, kemudian dikukus selama satu jam. Setelah matang ditunggu dingin kemudian dipotong-potong dengan ketebalan 1,5 milimeter lalu dikeringkan. Kerupuk siap digoreng dan disantap atau dikemas untuk dijual. Nikmat, bergizi tinggi. (dari beberapa sumber/Huda)

Kaya

Kelor (Moringa oliefera), tanaman tropis yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia, India, dan lainnya. Daun kelor mempunyai banyak  manfaat dan mengandung berbagai zat gizi sangat tinggi. Daun kelor merupakan sumber yang baik untuk protein, kalsium, zat besi, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E.

Kandungan gizi protein pada 100 gram daun kelor setara dengan zat gizi protein dalam satu telur.  Penelitian lain menyebutkan bahwa hasil perbandingan daun kelor dengan bahan pangan lain dalam jumlah yang sama (gram) menunjukkan daun kelor mengandung vitamin C setara vitamin C dalam 7 jeruk, vitamin A setara vitamin A pada 4 wortel, kalsium setara dengan kalsium dalam 4 gelas susu, potassium setara dengan yang terkandung dalam 3 pisang, dan protein setara dengan protein dalam 2 yogurt. Tepung daun kelor mengandung protein lebih tinggi dari daun kelor segar yaitu 20-26 gram per 100 gram.

Pemanfaatan daun kelor sebagai sumber protein belum banyak dimanfaatkan di Indonesia, hanya beberapa daerah Indonesia Timur saja yang telah menggunakan daun kelor sebagai sayur bening.

“Sementara itu sebagian penduduk di Indonesia malah menggunakan daun kelor untuk hal-hal yang bersifat mistik, ” tutur Prof. Clara.

Padahal sejak dahulu kala orang Afrika telah memanfaatkan sebagai bahan makanan sumber zat gizi.Tingginya kandungan gizi dan banyaknya manfaat dari kelor (Moringa oliefera) menjadikan kelor dijuluki sebagai “Mother’s Best Friend” dan “Miracle Tree”.

Sejak 1988, organisasi kesehatan dunia (WHO) telah memperkenalkan kelor sebagai salah satu alternatif bahan pangan untuk mengatasi masalah gizi (malnutrisi).

Kenapa dalam bentuk produk kerupuk? Yah, karena merupakan makanan jajanan yang banyak diminati masyarakat luas. Bahkan kerupuk termasuk produk yang mempunyai potensi ekspor. Pada tahun 2010 tercatat ekspor kerupuk mengalami kenaikan sebesar 25%.

“Sebagian besar bahan baku kerupuk tepung tapioka dan bahan-bahan lain yang rendah kandungan gizinya. Dengan menambahkan daun kelor maka nilai gizinya menjadi jauh lebih tinggi,” imbuh Prof.Clara.

Proses pembuatan kerupuk daun kelor pun cukup mudah. Mulanya daun kelor dibuat tepung terlebih dahulu. Daun kelor dipisahkan dari batangnya, dicuci, dan dikeringkan dengan cahaya matahari lalu diayak.Jadilah tepung daun kelor.

Tepung kelor ini kemudian dicampurkan dalam proses pembuatan kerupuk. Ada pun bahan baku pembuatan kerupuk Ai dan kawan kawan antara lain: tepung terigu, tepung kelor, tepung singkong, putih telur, bawang merang, bawang putih, garam, air dan gula.

Semua bahan selanjutnya dicampur, ditambahkan air panas, diaduk hingga kalis. Adonan lalu dibentuk bulatan panjang dengan diameter 2 inchi, dikukus 1 jam, dipotong-potong dengan ketebalan 1,5 milimeter lalu dikeringkan. Kerupuk siap digoreng dan disantap.