Teknologi Laser Melawan Gulma Tanaman

laser tanaman

Langkah terobosan dalam pengendalian gulma tanaman telah ditemukan para peneliti di Jerman. Kalau selama ini upaya  membasmi gulma tanaman dilakukan dengan menggunakan herbisida, kini para peneliti Jerman melakukan riset cara alternatif yang lebih ramah lingkungan dengan tembakan sinar laser. Meskipun dalam aplikasinya dinilai masih mahal, namun hasil riset ini akan menjadi terobosan spektakuler di bidang pertanian.

Sebuah tim ilmuwan dari Universitas Leibniz dan pusat laser Hannover kini sedang melakukan penelitian intensif untuk mematangkan pengembangan teknologi ini. Dalam proyek ujicoba yang dibiayai perhimpunan riset Jerman telah dipresentasikan rancangan teknologi sinar laser anti gulma di lahan pertanian dengan menggunakan tembakan laser dari robot atau pesawat kecil tidak berawak.

Hasil uji coba menunjukkan, pancaran sinar laser harus ditembakkan langsung ke pusat pertumbuhan gulma agar tanaman pengganggu itu mati. Tapi energi lasernya juga harus diukur dengan tepat disesuaikan dengan jenis dan ukuran gulma yang akan dibasmi. Agar hasilnya efektif  maka intensitas pancaran laser yang ditembakkan juga harus benar-benar tepat. Bila intensitas dan energi laser yang digunakan terlalu rendah justru mendorong pertumbuhan tanaman gulma menjadi lebih cepat.

Dalam aplikasinya sinar laser akan ditembakkan dari robot-robot cerdas yang terjun langsung ke lahan pertanian. Robot pembasmi gulma ini  harus mengenali jenis-jenis tanaman gulma agar tidak menembakkan lasernya secara membabi buta. Robot harus menyisakan tanaman produksi agar tetap tumbuh dan bertahan hingga panen. Untuk itu robot-robot pembasmi gulma dipasangi kamera dan software khusus. Kamera berfungsi merekam citra tanaman, dan software mengukur kontur masing-masing tumbuhan, untuk membedakan antara tanaman produksi dan tanaman pengganggu. Software ini juga dapat menghitung secara tepat pancaran energi laser yang digunakan.

Para peneliti meyakini penggunaan robot laser pembasmi tanaman pengganggu di rumah kaca atau kebun tertutup dalam waktu dekat dapat diwujudkan. Minat industri pertanian untuk pembasmian gulma menggunakan laser cukup besar. Namun diakui, pengggunaan tembakan laser untuk memusnahkan gulma di ladang atau lahan pertanian terbuka masih cukup sulit. Pemasangan perangkatnya pada traktor atau mesin sejenis juga dinilai tidak memungkinkan, karena guncangan mesin akan membuat tembakan laser menjadi tidak akurat. Untuk pertanian lahan terbuka, para ilmuwan merancang robot-robot terbang tidak berawak, yang bisa menembakkan laser lebih akurat dan terarah. (dari berbagai sumber/Bayu)